LGOJEK11 – Madrid ke Perempatfinal Liga Champions, Ada yang Disoroti Valverde

Real Madrids Federico Valverde shoots by Atletico Madrids Robin Le Normand during the Champions League round of 16, second leg, soccer match between Atletico Madrid and Real Madrid at the Metropolitano stadium in Madrid, Spain, Wednesday, March 12, 2025. (AP Photo/Bernat Armangue)
Foto: AP/Bernat Armangue


Madrid

Federico Valverde lega Real Madrid lolos dari dua laga alot kontra Atletico Madrid. Cuma ia mengakui timnya perlu membenahi satu aspek ini.

Madrid lolos ke perempatfinal Liga Champions lewat adu penalti, usai laga leg kedua di Metropolitano, Kamis (13/3/2025) dini hari WIB. Tim besutan Carlo Ancelotti itu menang 4-2, setelah skor agregatnya imbang 1-1 sampai 120 menit.

Hasil ini jadi kelegaan besar buat klub pemilik gelar Liga Champions terbanyak itu. Sebab laga di markas Atletico semalam berjalan kurang oke buat mereka dan pula dibumbui sedikit kontroversi.


Madrid yang kebobolan cepat, belum sampai semenit laga berjalan, kesulitan menemukan celah dari pertahanan Atletico. Mereka hanya mencatatkan tiga peluang on target, bahkan Vinicius Junior membuang kans emas dari titik penalti pada waktu normal.

Atletico lebih banyak mengancam gawang Madrid, yang dikawal Thibaut Courtois, yakni delapan kali. Kekalahan mereka di adu penalti juga diwarnai dengan momen krusial saat eksekusi Julian Alvarez dianulir karena dua sentuhan.

Gelandang Madrid Federico Valverde merasa timnya bermain medioker, bahkan dalam dua pertemuan. Ia percaya pendekatan mental timnya kurang tepat.

“Kami tampil rata-rata di rumah sendiri dan di sini. Ya, selalu sama situasinya, kami masuk lapangan seolah-olah sudah menang,” ujarnya di situs klub.

“Mereka dapat gol di pergerakan pertama dan itu melukai kami. Tidaklah sama Atleti saat unggul 1-0 dan bisa bertahan baik, dengan saat mereka harus keluar menyerang.”

“Kami memberikan mereka sebuah situasi yang sangat jadi keunggulan mereka. Kami lanjut ke penalti, semuanya sudah capek, dan itu kelihatan jelas. Syukurlah, kami bisa memenanginya.”

Gelandang internasional Uruguay ini berharap kelolosan ke perempatfinal jadi cambuk buat Madrid. Perbaikan jadi sebuah keharusan jika ingin memenangi semua gelar juara yang tersedia.

“Ini harus jadi dorongan buat kami. Perjalanan masih panjang dan ini mesti jadi dorongan moral, jadi kami bisa terus berkembang, tumbuh, dan terus berjuang untuk segalanya,” cetus pemain 26 tahun ini.